AGENDA

  • "NGOBROL + NGAJI"

Tema : Organisasi Internasional. Oleh Rusdi jarwo Abbas. Kamis, 16 Mei 2013 Pukul 20.00 (24.00 WIB)

  • "NGOBROL + NGAJI"

Tema : Sufi; Ajaran, Gerakan dan Perkembangan di Turki. Oleh Muhammad Labib Syauqi. Kamis, 30 Mei 2013 Pukul 20.00 (24.00 WIB)

Home

Selamat Datang

welcome

PCI NU Turki atau kepanjangan dari Pengurus Cabang Istimewa Turki, merupakan organisasi sosial keagamaan, yang berpusat di Jakarta, Indonesia. PCI NU Turki juga merupakan wadah Silaturrahim dan bertukar pikiran untuk mengimplementasikan Islam yang moderat, progresif dan membumi.

Tentang Kami

tentang

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Turki dibentuk pada Ahad (3/6), di gedung ÖNDER, tak jauh dari Blue Mosque Istanbul, Istanbul, Turki. PCINU Turki terbentuk setelah masyarakat Nahdliyyin Turki bermusyawarah. Terpilih sebagai Rais Syuriyah H. Ahmad Faiz Irsyad Lc., MA dan Ketua Tanfidziyah Labib Syauqi.

Mencari Ayat Hingga ke Ayasofya PDF Print E-mail
Written by Zacky Khairul Umam   
Saturday, 11 May 2013 08:56

Etimologi “Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)” semuanya datang dari Timur Tengah. “Dewan” yang artinya “lembaga pemerintahan tertinggi” dulunya berasal dari kebudayaan Persia, sementara “Wakil” dan “Rakyat” (yang diberi pengayoman) dari kebudayaan Arab.

Mungkin kini kita tak lagi menganggap simbol dan bahasa di Senayan asing. Kata-kata “musyawarah-mufakat”, “ayat”, “konstitusi”, “adil”, “sejahtera”, “beradab”, dan seterusnya sudah jadi sangat lokal, sangat vernakuler Indonesia. Bahasa politik di senayan, juga Bahasa Indonesia umumnya, kalau kita cermati bermuasal dari bahasa suci agama-agama yang datang ke Indonesia. Selain bahasa lokal, ada bahasa dewa Sansakerta, ada bahasa penyair-ulama dari Arab dan Persia, juga para penyebar Gospel sejak zaman penjelajahan kolonial Portugis-Spanyol yang datang sebelum Belanda dan Inggris. Belum kalau kita mencari perbendaharaan dari Cina.

Read more...
 
PCI NU Turki mengadakan Ngobrol plus Ngaji via Online PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 28 April 2013 11:09

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCI NU) Turki yang masih berusia dini, nampaknya mempunyai semangat yang sangat tinggi. Ini Nampak dari dalam setahun lebih beberapa bulan sejak kelahirannya, PCI NU Turki menyelenggarakan program-program bekualitas.

Setelah sukses mengadakan kajian online dua mingguan via radio online dengan tema “Semarak Ngaji Online”. Kini PCI NU Turki akan mengadakan program sejenis dengan tema-tema yang tak kalah asyik untuk dikaji dan dibingkai dalam obrolan-obrolan dengan tema besar “Ngobrol plus Ngaji Bareng PCINU Turki”.

“Sejatinya kita sering mengobrol di ruang maya dengan siapapun, namun alangkah lebih baik jika obrolan-obrolan santai tersebut mempunyai nilai mengaji untuk kita serap ilmunya.” Ujar Labib Syauqi, Rais Tanfidziyyah PCI NU Turki ketika menjelaskan maksud program ini.

Last Updated on Tuesday, 30 April 2013 00:03
Read more...
 
SE TAJAM MATA NU PDF Print E-mail
Written by Khifdi Ridho   
Wednesday, 17 April 2013 14:39

(1)

Bukan masdar jadilah fiil
Selamanya menjadi objek penderita
Maka selamanya zaid memukul umar:Tanpa sadar
Mewariskan dosa peribumi
:Sejarah kelam akan timbul kembali
Jika berjalan tampa isi kepala:mata harus menyentuh
Mata NU harus lebih tajam dari kilatan pedang
Membedah telinga zaman yang bingung

GUS…

Matanya takmelihat namun hatinya mendengar
Tlinganya bisu namun tangannya peka
Suarasuara ramai, solawat meredam amarah langit
Masihkah pantas umat masih bertanya:mencari jawab di atas ?

Last Updated on Wednesday, 17 April 2013 14:45
Read more...
 
The Role of Social Media in Democracy Life: Indonesia's Experience PDF Print E-mail
Written by M. Sya'roni Rofii, PhD   
Friday, 05 April 2013 20:22

Abstract

Nowadays Indonesia is enjoying a growing democracy. Public of Indonesia celebrate democracy with a number of development in the various fields, ranging from politics, the rule of law, and freedom of speech. Specifically on the issue of freedom of speech, the Indonesian government has repealed the previous Subversion Act which became an enemy for freedom of action (Press Law). Since the 1998 Reform Indonesia as a country reborn to respect democratic values ​​and political elites realized the importance of playing in common rules of the game.

Last Updated on Friday, 05 April 2013 20:26
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>

Page 1 of 8

Polling

Dalam sebuah laporan yang disampaikan pada komisi HAM PBB, Indonesia dianggap negara yang intoleran, bagaimana pendapat anda
 

Lomba Cipta Puisi dan Fotografi

May 2013
S M T W T F S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1

free counters